Kamis, 08 September 2011

naruto chapter 374

Naruto Chapter 374 : Menjadi TUHAN!!
Special Thanks To Masashi Kishimoto

[side teks : Jiraiya dan Pain pernah menjadi guru dan murid, pertarungan mereka dimulai!!]

[pain yang dihadapi jiraiya mampu mengeluarkan kuchiyose]

pain : KUCHIYOSE NO JUTSU !!!
jiraiya : kau telah berubah nagato..

[muncul kuchiyose kepiting raksasa dari atas pain dan melancarkan serangan pertamanya!!]

pikir jiraiya : Wuaaa...Gelembung !! Sebagai muridku, dia tahu kelemahanku!!! Dia mencoba mengeringkan minyak ini..!!
pain : konan, mundurlah!!
jiraiya : RANJISHIGAMI NO JUTSU !!! (Jurus amukan bulu singa)

[jiraiya menyerang kepiting raksasa menggunakan rambut panjangnya, yg seperti singa dan menghancurkannya dengan sekali serangan. Selanjutnya dia berhasil menjerat pain itu.]

jiraiya : nagato.. Banyak yg ingin kutanyakan padamu.. !! Apa yg terjadi pada yahiko??
pain : oh.. ya aku ingat nama itu!
jiraiya : !!??
pain : Dia telah lama mati.
jiraiya : nagato, kau..

[jiraiya teringat kembali kata2 nagato kecil "aku hanya ingin mereka selamat. tidak peduli penderitaan apapun yg harus kulalui"]

jiraiya : sebenranya apa yg terjadi? seharusnya kau..
pain : tidak ada apa2. Ini hanya pertarungan lain.. Banyak orang telah meninggal disini. Kematian mereka yg membantuku terus tumbuh dewasa.
jiraiya : apa kau bilang?? (terkejut)
pain : bahkan anak yg bodoh, tidak bersalah sekalipun akan mengerti apa penderitaan yg sesungguhnya. Semua itu akan mempengaruhi apa yg kau katakan, apa yg kau pikirkan.. dan akhirnya menjadi manusia yg sebenarnya.
jiraiya : kau benar2 berpikir menyepelekan cinta temanmu merupakan cara untuk menjadi dewasa??
pain : sensei.. kau hanyalah manusia biasa, tapi aku tinggal dipusat dari alam yg penuh dengan penderitaan.. aku juga telah tumubuh dari manusia menjadi ssuatu yg lebih hebat.
jiraiya : apa???
pain : begitulah.. aku tumbuh dari seorang manusia menjadi Tuhan.
jiraiya : ... ! (tercengang)
pain : selayaknya tuhan, maka apa yg kukatakan.. apa yg kupikirkan akan menjadi hukuman tuhan. Sensei, kau hanyalah seorang manusia biasa... aku tidak berharap agar kau mengerti apa yg kukatakan padamu.
jiraiya : aku tidak percaya, kau masih sama seperti dulu..
pain :segala sesuatu yg tidak kupahami ketika masih menjadi manusia, sekarang bisa kumengerti semenjak menjadi tuhan. Lagipula, aku bisa mewujudkan segala keinginanku saa menjadi tuhan yg hanya bisa kuimpikan saat masih menjadi manusia biasa. Dengan kata lain aku sudah berkembang.
jiraiya : .... Apa tujuanmu yg sebenarnya??

[pain diam sejenak]

pain : aku akan menghancurkan dunia yg menyedihkan ini dan peperangan yg tidak pernah berakhir. Itu sudah menjadi ketentuan tuhan.
jiraiya : .. lalu untuk apa kau memburu semua siluman berekor??
pain : aku pastikan kau akan segera mati, jadi aku akan menceritakan rencanaku.
jiraiya : ....???
pain : aku akan menciptakan jutsu terlarang dengan menggunakan siluman berekor. Jurus yg akan membasmi segala sesuatu daam suatu negeri kurang dari 1 detik. Itu akan menjadi jurus terhebat.... senjata dengan kekuatan besar yg belum pernah ada.
jiraiya (berteriak) : bagaimana bisa kau berpikir itu akan menghentikan perang?? Kau hanya akan memperbusuk keadaan!!!
pain : ketika negara2 saling bertarung, apa cara tercepat untuk mengakhiri perselisihan itu, sensei??
jiraiya : jangan mengalihkan pembicaraan. Jawab pertanyaanku. Sialan!!!
pain : aku akan memberikan senjata terakhirku pada negara2 yg sedang berkembang. Negara yg menggunakan senjata itu pasti tidak akan diremehkan. Banyak orang yg terbunuh secepatnya. Dan yg selamat pasti akan ditakuti.
jiraiya : ...!! Apa yg kau inginkan??
pain : semua orang.... Segala sesuatu di dunia ini... Akan memahami tentang penderitaan yg sesungguhnya!! Jurusku itu akan menyebarkan ketakutan, dan akan menjadi penghalang, dan peperangan akan cepat berakhir. Orang mengatakan dunia kita ini masih terus tumbuh, pelan2 menjadi semakin seimbang. Dengan penderitaan maka dia akan tumbuh cepat, seerti yg kau lakukan. Dunia kita ini masih, kecil... tapi dengan datangnya tangan tuhan akan memandunya menuju kedewasaan.
jiraiya : ... kau ingin mengajarkan kepada dunia tentang penderitaan, untuk mempercepat pertumbuhannya... dan kau pikir itu tanggung jawabmu??
pain : benar. lebih dari itu aku adalah tuhan kedamaian.
jiraiya : kau telah berubah menjadi seorang pelawak, nagato... (tersenyum)

[pain melakukan srangan balik, dia berhasil lolor dari jeratan amukan rambut jiraiya]

jiraiya : ???!! kawarimi ya...
pain : aku disini sensei... (diatas)
jiraiya : apa itu salah satu peliharaanmu??
pain : bagiku kau hanya anak kecil dengan pengetahuan yg tumbuh menjadi kerdil...
jiraiya : haahaha... !! Anak kecil seprtimu mengajarkan aku tentang kedewasaan!! benar2 suatu penghinaan..!! Tapi aku juga bukan manusia lagi!! Penuh dengan kemarahan dan air mata darah!! Pertapa dari sennin legendaris@@ Katak setan dari gunung Myoboku!! Si hebat jiraiya-yaaaahh....!!! (berpose)
jiraiya : uhhhh... (terjatuh)^^"

KUCHIYOSE NO JUTSU!! (pain memunculkan bunglon raksasa dan jiraiya mengeluarkan gamaken, salah satu kuchiyose kodok yg terbesar seperti gamabunta. Kodok ini membawa sebuah tameng dan sebuah senjata ditangannya.)

pain : masih bodoh seperti dulu. Kau benar2 belum dewasa!!
jiraiya : sialan kau, gamaken. Jangan mengacaukan keadaan saat aku sedang berpose!!!
gamaken : itu bukan salahku, lagian kau juga seperti monyet yg mabuk.!!!

[side teks : sulit dipercaya?? Gamaken-san menunjukkan dirinya!!]

> Bersambung ke chapter 375 <

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar