Kamis, 08 September 2011

naruto chapter 367

Naruto Chapter 367 : Itachi dan sasuke!
Special thanks to Masashi Kishimoto

[side teks : saudara, kebencian dan nafsu membunuh. Pertarungan dimulai di dalam kegelapan.]

itachi : kau sudah bertambah tinggi ya..?? (muncul dengan gagak di pundaknya)
sasuke : kau tidak berubah sedikitpun. Terutama mata yg dingin dan tanpa ampun itu...
itachi : apa kau tidak akan berteriak dan langsung menyerangku seperti dahulu?
sasuke : hmmppp...!!
itachi : ....!!!
sasuke : kau tidak tahu apapun..

[dengan kecepatannya, sasuke berlari di belakang itachi dan menyerangnya menggunakan kilatnya. Itachi terkena serangan di punggungnya. Namun chidori kali ini bebeda. Chidori itu meunusuk itachi dari segala arah dalam sekali serangan]

sasuke : kau tidak tahu sebesar apa kebencian yang aku rasakan. Bagaimana aku jadi kuat karenanya... !! Kau tidak tahu apa-apa..

[pindah scene, kembali ketempat jiraiya dan tsunade]

jiraiya : huh.?? kau bahkan lebih parah dariku.. Kita istiahat dulu.

[mereka berjaan-jalan ke taman dan menikmati suasana sore itu]

tsunade : kau berurusan dengan seseorang yg cukup tangguh hingga dia bisa memimpin akatsuki. Kita tidak tahu seperti apa kekuatannya dan kau bertindak persis keinginannya. (kelihatan masih mabuk)
jiraiya : yah... kurasa aku harus segera pergi (bersandar di gulungan besar yg selalu dibawanya)
tsunade : Jangan mati... !
jiraiya : ... (menoleh)
tsunade : kalau aku kehilangan mu juga, aku... (menunduk)
jiraiya : apa kau akan menangis untukku? haha, aku tersanjung! Tapi kurasa tidak sebanyak untuk DAN, hahaha...! (tertawa)
tsunade : sialan!!
jiraiya : baiklah, bagaimana kalau kita manfaatkan keahlian judimu? pertaruhkan segalanya untuk kematianku. Pilihanmu pasti selalu salah. Sebagai gantinya, aku juga akan kembali dalam keadaan selamat.
tsunade : Apa??
jiraiya : hahaha!! Aku bercanda, aku bercanda! Aku berterima kasih padamu, kau tahu!
tsunade : !!??
jiraiya : dicampakkan selalu membuat seorang laki-laki semakin tangguhh. Dan bila dia tidak cukup pengalaman untuk tertawa dan menjadikannya sebagai lelucon, atau setidaknya digunakan sebagai bahan, berarti dia bukan seorang laki-laki.
tsunade : jadi menjadi kuat itu tanggung jawab seorang pria, eh??
jiraiya : seperti itulah, tapi memang pria tidak dimaksudkan untuk mengejar kebahagiaan.
tsunade : ... (sedikit terkejut)
tsunade : bah.. kalian pria semua sama saja. Tanpa wanita tidak akan ada yg bisa menolak kelebihan kalian dan menjadikan kalian tangguh.
jiraiya : hehehe.. benar sekali. (tersenyum)
tsunade : kalau begitu kirim salah satu kodokmu kalau terjadi sesuatu, aku akan segera datang dan membantumu.
jiraiya : tidak bisa, kau harus tetap berada disini. Tempat ini bergantung padamu.
tsunade : masih banyak kandidat berharga yg lain untuk menjadi hokage.
jiraiya : bagaimana rakyat bisa hidup nyaman kalau pemimpin terus berganti! Kau orang yg tepat untuk memimpin desa ini, titik!
tsunade : kita punya kakashi dan naruto suatu saat nanti.
jiraiya : kakashi itu anugerah. Tapi naruto masih lama, meskipun kau merasa pantas memberikan kalungmu.
tsunade : lihat siapa yg bicara, kau membantunya meningkatkan kekuatan! Kau bahkan mengajarinya rasengan!
jiraiya : ya, yah.. kau benar. Aku merasa aku sedang mengajari minato, dan...
tsunade : (memotong perkataan jiraiya) Namikaze minato, ya.. Mereka benar-benar mirip.
jiraiya : minato punya bakat yg muncul hanya sekali dalam satu dekade. Dia jenius tidak ada lagi yg sperti dia. Dia anak yg baik. Tetapi nyali dan keinginannya untuk sukses adalah yang terhebat yg pernah kulihat. Dalam sekejap mata, dia sudah menjadi hokage keempat. Aku tidak pernah punya anak, jadi aku tidak tahu seperti apa rasanya... Tapi kalau dia anakku, aku pasti akan terus menyombongkan dirinya.(melihat kearah patung hokag ke-4)
tsunade : hahah.. mendengar kau berkata-kata seperti itu membuatku berpikir betapa mereka berbeda. Kalau harus memilih aku rasa dia lebih mirip ibunya,
jiraiya : seorang ninja wanita dari bekas desa pusaran air ya..
tsunade : ya.. kepribadian dan gaya ninjutsunya persis uzumaki kushina.
jiraiya : itu namanya!! aku ingat rambut merahnya, dan kelakuannya tomboi dia persis seperti anak laki-laki.(baru ingat)^^"
tsunade : kushina jadi sangat cantik saat dia dewasa.. tapi naruto sangat mirip dengan ayahnya.
jiraiya : karena itulah aku bilang aku melihat dia pada diri naruto. Harus kuakui, aku menganggapnya seperti cucuku sendiri. BAIKLAH, kalau begitu aku pergi.
tsunade : ..... (menoleh ke arah jiraiya)
jiraiya : ah ya!! Biar kuberi satu nasihat terakhir. Hati-hatilah pada "ROOT"!! (berbalik)
tsunade : ya, aku tahu.
jiraiya : aku lega mendengarnya! Sampai jumpa. (berjalan menjauh)

[jiraiya pergi menjalankan misi itu sendirian, apa yg akan terjadi selanjutnya?]

[Pindah scene di tempat itachi dan sasuke. Keliatan kalau itachi tidak semudah begitu saja mati, ternyata yg diserang sasuke hanyalah karasu bunshin (bunshin gagak) itachi saja]

itachi : kau sudah semakin kuat..
sasuke : !!!
itachi : datanglah ke markas uchiha, seorang diri. Kita akan selesaikan disana.

[lagi-lagi itachi menghilang begitu saja. Dia mengundang adiknya untuk datang kemarkas uchiha (kuil suci uchiha).]

[scene lain, jiraiya tiba di desa hujan tersembunyi. Dia muncul dari seekor mulut kodok dari balik air. Dia menggunakan jalan pintas yang aneh. Tetapi dia memang hebat karena dapat masuk wilayah itu tanpa diketahui]

jiraiya : huh..?? aku sudah sampai di amegakure.. lebih mudah dari yg kukira... atau sudah seharusnya begitu.

[namun, pain dapat merasakan kedatangan jiraiya]

pain : !!! (menoleh)
konan : ada apa..??
pain : seseorang menembus tirai hujanku..dan dari chakranya dia orang yg berbahaya. (suiton : ukojizai (teknik ninja elemen ari : hujan pendeteksi)

[Side teks : Sasuke dan itachi menuju akhir pertarungan. Dan jiraiya memasuki "Hidden rain village", dibawah hujan pertanda buruk!]

>bersambung ke chapter 368<

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar